Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pandemi Belum Usai dan Kesehatan Mental Wajib Dijaga

Sedia payung sebelum hujan. Mungkin ini adalah pepatah paling tua yang pernah kita dengar. Namun dalam praktiknya sudahkah kita melakukan konsep tersebut terutama dalam kaitan kesehatan mental. 

menjaga kesehatan mental
pixabay.com

Hampir satu tahun pandemi masuk tanah dan secara data cukup berdampak. Baik itu dalam hal ekonomi maupun kesehatan mental masyarakat Indonesia.

Mereka yang sebelumnya bekerja tiba-tiba harus kehilangan pekerjaan. Mereka yang sebelumnya bisa sekolah tatap muka kini harus ditunda. Selain itu pastinya ada dampak yang berimbas secara langsung atau tidak langsung kepada kita.

Bagi mereka yang siap menghadapi perubahan pastinya tidak akan ada masalah berarti. Lain cerita bagi kebanyakan orang yang biasa-biasa saja. Sudah pasti akan tergoncang, khususnya secara psikis akan menyedot energi yang sangat banyak.

Baca juga: Bosan Hidup? Lakukan 5 Hal Ini!

Manfaat Menjaga Mental

Ada banyak manfaat yang didapat bila seseorang mampu menjaga kesehatan mental. Oleh karena itu menjadi penting bagi setiap individu untuk bisa menjaganya. Dengan terjaganya mental maka setidaknya kita bisa:

1. Bangkit dari Keterpurukkan

Bangkit dari keterpurukkan disini tidak perlu didefinisikan sebagai sebuah kehancuran hingga titik nadir. Namun dapat dikatakan dalam satu kondisi kita tidak bisa perform dengan baik.

Satu kondisi dimana kita tidak bergairah dalam hidup. Merasa hilang harapan dan tidak tahu akan melangkah ke mana.

2. Mengelola Stres

Stres dalam kondisi normal memang sangat dibutuhkan. Hal ini karena kondisi ini akan memaksa setiap orang untuk mencari solusi atas setiap masalah yang ada.

Namun jangan salah, stres terlalu banyak akan membuat tidak produktif. Dalam tataran lebih seseorang akan bisa depresi dan tidak sedikit pula akan mengakhiri hidup.

3. Beradaptasi dengan Lingkungan yang Ada

Salah satu ciri orang hebat atau sukses adalah ketika ia mampu beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Semua hal yang tidak mampu beradaptasi bisa dipastikan akan binasa.

Terlihat jelas saat ini hampir semua pekerjaan akan melibatkan sisi digital. Usaha atau bisnis yang tetap bertahan dengan cara konvensional sudah pasti akan ditinggalkan.

Contoh paling jelas di sekitar kita tentu saja warung-warung yang membatasi diri dengan menjual langsung akan kalah omset dengan mereka yang bisa menerima via aplikasi.

4. Menjaga Hubungan Baik

Hubungan baik di sini bukan hanya sebatas dengan anggota keluarga, pertemanan, rekan kerja atau lingkungan sosial. Tapi bisa dikatakan secara menyeluruh akan terganggu atau tidak optimal bila kesehatan mental terganggu.

Baca Juga: Ada Banyak Manfaat Bermain Game

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mental

Sejatinya tidak sulit bagi kita untuk menjaga kesehatan mental. Kunci utama adalah berpikir positif dan senantiasa bersyukur atas apa yang terjadi.

Namun dalam praktiknya tidak sedikit yang kesulitan untuk melakukan ini semua. Agar lebih mantap maka setidaknya harus dibarengi dengan tindakan nyata.

Dan berikut cara menjaga kesehatan mental dengan mudah:

Jika Anda maupun orang terdekat merasakan tanda-tanda di atas, segera lakukan beberapa langkah untuk menanganinya, antara lain:

1. Perbanyak Aktivitas Fisik

Bagi mereka yang bekerja di kantor dan sifatnya administratif bisa jadi kurang gerak. Oleh karena itu sangat disarankan untuk memperbanyak aktivitas fisik.

Bisa bekerja satu jam istirahat 5 menit sembari ambil dan minum air putih. Bisa juga untuk melepaskan mata dari monitor dan mengarah ke objek lain.

Sangat disarankan pula bagi mereka ini saat weekend untuk berolahraga. Tidak perlu yang mewah atau jauh, cukup bersepeda atau lari kecil di sekitar tempat tinggal dirasa cukup.

Olahraga atau kegiatan fisik mampu meningkatkan kadar hormon endorfin dalam tubuh. Hormon ini sangat dibutuhkan untuk mengurangi stres. 

2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Jangan sampai mereka yang kurang olahraga ditambah enggan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Hal ini diperparah dengan dengan kebiasaan jajan di resto cepat saji atau fast food. 

Ditambah suka minum soda atau minuman dengan jumlah pemanis buatan berlebih. Hal ini tentunya akan membuat daya tahan tubuh kurang baik.

Perlu kita tahu bahwa tubuh akan memiliki imunitas baik manakala mendapat asupan yang baik dan cukup. Selain bisa mencegah stres mengkonsumsi makanan yang sehat juga akan menguatkan imunitas. 

Khususnya saat ini di mana kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik membuat seseorang tidak mudah terpapar corona virus.

3. Hindari Kebiasaan Buruk

Masalah lebih kompleks bagi mereka yang miliki gaya hidup tidak sehat dan kebiasaan buruk. Kerja berlebih, suka begadang, merokok dan mengkonsumsi alkohol harus dihindari. Sangat disarankan untuk menjaga pola hidup sehat, cukup beristirahat dan rajin berolahraga. 

4. Salurkan Hobi dan Manjakan Diri

Stres tidak akan muncul bila setiap orang mampu dan bersedia memanjakan diri. Meski dengan cara sederhana semisal melakukan hobi berkebun, melukis, menulis dan sejenisnya.

Menjadi penting kiranya untuk memiliki hobi dan melatih kreativitas. Ada banyak manfaat dengan adanya hobi, selain bisa menjaga kesehatan mental tentunya juga bisa mendatangkan cuan.

Selain cara-cara produktif diatas bisa juga dengan mendengarkan musik atau menonton film kesayangan. Bikin hidup makin bermakna dengan segudang aktivitas akan membuat imunitas lebih kuat.

5. Bijak Menerima Informasi

Tak kalah penting di era digital ini adalah bagaimana kita bisa bijak menerima informasi. Begitu mudahnya informasi baik itu yang valid maupun hoax bertebaran di lini masa.

Bagi mereka yang kurang baik dalam hal literasi digital bisa jadi akan menelan mentah-mentah. Yang ada kemudian adalah kegaduhan dan bagi sebagian orang akan membuat stres.

Berbagai isu terkait politik, ekonomi , suku, agama, dan antar golongan harus dicermati dengan seksama. Jangan sampai termakan isu dan menimbulkan kepanikkan berlebih karena akan rugi sendiri.

6. Jangan Takut Konseling Sebelum Terlambat

Dengan kemajuan teknologi dan semakin baiknya pemahaman masyarakat maka mereka pun mulai beralih menggunakan jasa psikolog untuk konseling. Mencoba mencari jawab atas semua kegelisahan dengan dipandu ahlinya.

Dimana jawaban yang didapat sejatinya berasal dari diri kita. Konselor dalam hal ini hanya bertugas untuk memandu menemukan solusi terbaik.

Lain cerita bila kita ke beberapa tahun lalu. Dimana masih ada anggapan psikolog hanya untuk mereka yang bermasalah. 

Namun kini perlu diyakinkan kembali akan pentingnya sedia payung sebelum hujan. Atau mencegah lebih baik daripada mengobati.

Pun demikian dalam kaitan kesehatan mental. Saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena masalah kian pelik.

Saat ini pun media untuk konseling cukup beragam. Selain dengan cara konvensional dimana kita mendatangi klinik kita pun bisa memanfaatkan teknologi digital.

Cara ini banyak dipilih karena dinilai lebih praktis. Terlebih kegiatan diambil bebas ruang dan waktu. Mau kapanpun dimana pun pasti bisa.

Lina
Lina Hey semua, perkenalkan nama saya Lina. Seorang ibu rumah tangga yang dikala senggang menulis untuk berbagai platform. Saat ini selain menulis untuk belasan blog yang saya kelola bersama suami juga menulis untuk mereka yang membutuhkan. Untuk kerja sama bisa kontak saya di linamuryani01@gmail.com

Posting Komentar untuk "Pandemi Belum Usai dan Kesehatan Mental Wajib Dijaga"