Saatnya Diversifikasi Atau Kamu Tenggelam

Seperti pagi sebelumnya dimana saya memiliki ritual di kamar mandi yang cukup lama. Mencoba mencari banyak informasi melalui media sosial dan kali ini menemukan AHA untuk saatnya diversifikasi.

diversifikasi
snips.stockbit.com

Dunia yang berjalan begitu cepat tidak memberi ruang bagi mereka yang merasa puas dengan apa yang ada. Enggan belajar itu sama halnya dengan bunuh diri secara perlahan-lahan.


Hanya menunggu waktu kapan binasa. Kecuali mereka-mereka yang senantiasa upskills terutama berkaitan dengan dunia digital. Satu teknologi yang berjalan begitu cepat dan membuat siapa saja ngap-ngapan bila mereka menyadari.


Pun saya pribadi merasakan hal ini. Memiliki pekerjaan utama sebagai seorang human capital, lebih tepatnya pada posisi Human Capital Recruitment.


Kalau saja saya tidak beralih pada tes online bisa jadi tidak ada satu karyawan yang akan bisa bergabung. Kebijakan perusahaan jelas dimana kegiatan yang melibatkan banyak orang tidak diizinkan.


Alhasil proses rekrutmen baik itu psikotes maupun interview offline ditinggalkan. Tidak ada lagi tatap muka dengan para pencari kerja.


Yang ada kemudian rekrutmen berbasis online. Mulai dari psikotes dan interview bisa dilakukan jarak jauh. Dimana saya dan kandidat atau pelamar tidak perlu ketemu. Cukup sediakan laptop dan kuota internet maka proses ini bisa berjalan.


Tak ada lagi titipan berkas lamaran. Yang ada kemudian adalah email dan whatsapp yang berisi CV pelamar. Memudahkan dalam proses dan pastinya menghemat ongkos. Selain itu pekerjaan ini bisa dilakukan kapan pun dimana pun.


Baca juga: 8 Motivasi yang Bikin Sukses, Apapun Profesi Kamu


Saatnya Meninggalkan Metode Konvensional


Mereka yang mencoba beralih dengan cara lama pastinya akan ditinggalkan. Berharap ada surat lamaran masuk yang dikirim via pos atau kurir.


Hanya melakukan proses rekrutmen bila tatap muka juga tidak dimungkinkan. Berat memang karena harus jauh dari kebiasaan baru.


Tapi jangan salah, disitu adalah tantangannya. Bagaimana kita bisa berubah seiring perubahan zaman. Jangan sampai mereka diluar sana memiliki progres yang cukup signifikan dan kita terdiam karena enggan berubah.


Mati Belanda. Tak ingin itu terjadi pastinya dan saatnya untuk berinovasi.


Saatnya Diversifikasi dalam Segala Hal


Tidak hanya dalam proses rekrutmen semata, tapi dalam berbagai hal pun harus ada inovasi. Kreatifitas yang senantiasa bergerak untuk menjawab kebutuhan. 


Bila cara A gagal maka harus ada cara B. Berturut-turut harus disiapkan berbagai cara sehingga bila satu tumpul maka akan ada cara lainnya.


Alat tes yang saya gunakan pun mengalami perubahan karena tidak semua alat tes yang bisa disajikan secara tatap muka di sajikan secara online. Terlebih pada alat tes yang menggunakan waktu dimana negeri +62 ini belum merata dalam kualitas layanan internet.


Harus ada satu alat yang bisa digunakan sebagai indikator dan berlaku secara nasional meski mengalami keterbatasan. Mau tidak mau meski berat alat tes tetap harus dijalankan.


Tidak optimal diawal bisa jadi. Namun pantang mundur karena berbagai uji coba dilakukan untuk menemukan formula yang tepat sesuai kebutuhan.


Sebagai pribadi pun harus demikian adanya. Jangan sampai merasa puas diri dan enggan belajar yang lain.


Bisa jadi ilmu atau wawasan yang konon up to date saat ini dan dikuasai akan usang dalam waktu 2 atau 3 tahun yang akan datang.  Berjalannya waktu menuntut siapa saja untuk berani berimprovisasi dan mencari jawab.


Paling mudah coba dilisting apa saja kemampuan dimiliki saat ini. Atau flashback ke 2 atau 3 tahun lalu apa yang dikuasai. Apakah masih relevan dan bisa menjawab kebutuhan saat ini?


Yang tahu pastinya diri masing-masing. Tidak ingin tenggelam maka sudah pasti jawabannya adalah saatnya diversifikasi dalam segala hal, titik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama