13 Persiapan Masuk Dunia Kerja yang Harus Diperhatikan

Kamu yang dalam waktu dekat akan selesai sekolah atau menempuh pendidikan ada baiknya kini untuk sebisa mungkin melakukan persiapan memasuki dunia kerja. Jangan sampai terlena dan nantinya kaget, “lho udah lulus ya, besok harus cari kerja nih?”.

persiapan masu dunia kerja
pixabay.com
Sama seperti yang lain, tiap momen dalam hidup seseorang itu akan terasa mudah bila jauh-jauh hari dilakukan persiapan. Tanpa persiapan yang baik maka siap-siap aja untuk terkaget-kaget.


Persiapan ini hendaknya disadari oleh semua orang jangan sampai lupa waktu bahwa apa yang dimulai harus di akhiri. Sebagai contoh remaja itu rentan usia 10 tahun hingga 24 tahun.


Artinya bila kamu sudah memiliki usia kepala 2 maka harus siap-siap memasuki masa dewasa awal. Jangan sampai lupa waktu dan tiba-tiba usia 23 tahun. 


Tanpa persiapan yang baik tentu akan berat saat memasuki masa dewasa yang penuh tanggung jawab. Tidak hanya untuk mencari nafkah semata, tapi ada juga tugas dan tanggung jawab lain yang harus diselesaikan juga.


Persiapan Masuk Dunia Kerja


Seperti yang digambarkan diatas bahwa segala sesuatu itu butuh persiapan. Secara sederhana untuk bisa kerja tentu membutuhkan ketrampilan yang baik untuk menyelesaikan pekerjaan. 


Minimnya kemampuan dan keahlian bisa jadi penghambat masuk dunia kerja. Sebelum itu terjadi maka ada baiknya lakukan sejumlah persiapan dengan baik.


Berikut apa yang harus dilakukan untuk siap masuk dalam dunia kerja:


1. Siapkan Mental


Dunia kerja bisa jadi lebih keras daripada dunia kampus. Menjadi penting tentunya untuk menyiapkan mental agar lebih siap dalam dunia kerja.


Cara paling mudah untuk menyiapkan mental tentu saja dengan magang atau bekerja paruh waktu. Meski upah diterima tidak seberapa tapi pengalaman didapat niscaya akan menyiapkan seseorang untuk lebih siap masuk dunia kerja yang sesungguhnya.


Bila tidak bisa magang ada baiknya untuk memperkaya pengalaman organisasi. Kini ada banyak organisasi minat bakat yang ada di kampus. Kamu bisa masuk sesuai dengan apa yang disuka.


Bisa juga dengan bergabung dalam sebuah komunitas. Di sana semua orang bisa belajar akan banyak hal. Kegiatan ini juga bisa untuk meningkatkan rasa percaya diri untuk berbicara di depan orang banyak.  


Dunia kerja tak seindah apa yang dibayangkan. Tapi semua itu akan teratasi bila memiliki mental yang kuat dan berani menghadapi tantangan.


2. Kenali Potensi Diri


Tak banyak orang yang mampu mengenali dirinya dengan baik. Ini tentu menjadi PR bagi siapa saja untuk menemukan potensi diri agar bisa berkembang dengan optimal.


Cara paling mudah mengenali potensi diri adalah melakukan banyak hal yang disuka. Setelah itu silakan ukur atau cek mana yang memberi tingkat keberhasilan paling tinggi.


Mengerjakan sesuatu dengan rasa senang / bahagia serta mencapai hasil optimal menjadi cita-cita semua orang. Kalau kamu bisa menemukan satu kompetensi ini maka perjuangkan dan hiduplah dari apa yang disenangi.


Contoh paling mudah bila kamu hobi menulis dan ikut lomba dan ternyata selalu menang. Maka bisa dipastikan itu jalan ninja yang bisa dipilih untuk masa yang akan datang. 


3. Banyak Berlatih


Bila telah menemukan jalan ninja tersebut ada baiknya untuk diasah dan dilatih. Bila memang harus ikut pelatihan berbayar ambil saja karena itu akan semakin meningkatkan skill yang ada.


Dengan banyak berlatih kita akan tahu mana kekuatan dan mana kelemahan. Selanjutnya tinggal pilih apakah akan memperdalam kekuatan atau akan menutupi kekurangan.


Saran saya lebih untuk mempertajam bagian yang memang menjadi kekuatan. Jangan ada keinginan untuk menguasai semua hal karena hasilnya tidak akan optimal.


4. Menjadi Manusia Pembelajar


Jangan cepat berpuas diri dan jadilah manusia pembelajar yang tak lelah menimba ilmu. Banyak belajar tentu menjadi satu keharusan bila ingin lebih siap masuk dunia kerja. Jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah dipelajari.


Lakukan sedikit lebih banyak dalam hal apapun. Melihat orang sekitar sehari berlatih dan belajar 4 jam ada baiknya kita melakukan hal serupa selama 5 hingga 6 jam. Hal ini tentu akan mempercepat kompetensi.


5. Bangun Jaringan


Salah satu previllage yang dimiliki jobseeker adalah luasnya jaringan atau pergaulan. Bisa jadi suatu saat nanti tempat dia melamar kerja adalah rekan sepermainan.


Mereka yang beruntung seringkali mendapat tawaran akan satu posisi bisa juga karena kepercayaan. Maklum saja di negeri ini begitu mudah cari orang pintar tapi begitu sulit cari orang amanah.


6. Kenali Cita-Cita


Sedari kecil mungkin kita diajarkan untuk memiliki cita-cita setinggi mungkin. Tujuannya tentu saja untuk menjaga obsesi agar selalu ada keinginan untuk terus belajar.


Cita-cita bukan melulu menjadi seorang dokter, polisi, tentara atau sejenisnya. Tapi bisa juga bekerja untuk perusahaan raksasa seperti Facebook dan Google. Semua ini akan menjaga semangat agar tidak pernah padam dan akan terus menyala.


7. Kontrol Emosi


Salah satu ciri orang dewasa dan masuk dunia kerja adalah kemampuan dalam hal kontrol emosi. Siapa saja yang belum bisa kontrol emosi maka ia akan dikatakan kekanak-kanakan.


Tak mau bukan, sudah bekerja emosi masih seperti anak sekolah. Satu kalimat bijak yang kemudian muncul tentu saja hati boleh panas tapi kepala harus tetap dingin.


8. Menjadi Pendengar yang Baik


Saat ini ternyata tidak mudah menemukan pendengar yang baik. Rasa aku yang memuncak kadang membuat seseorang susah untuk menjadi pendengar yang baik.


Latih kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik sebisa mungkin. Ada juga beberapa posisi diperusahaan yang mengharuskan seseorang menjadi pendengar yang baik. Sebut saja customer servise atau pihak-pihak yang harus siap menerima complain dari pelanggan.


9. Cara Berkomunikasi yang Baik


Posisi apapun itu tentunya membutuhkan kemampuan yang baik dalam berkomunikasi. Entah itu untuk menyampaikan sebuah gagasan atau mungkin untuk menjual suatu produk.


Bila kemampuan ini tidak dimiliki tentu sangat disayangkan karena setiap orang memiliki mulut untuk berbicara. Gunakan cara berkomunikasi yang beretika sehingga lawan bicara akan respect.


10. Personal Branding


Lumayan susah karena tidak setiap orang bisa melakukan personal branding. Namun demikian bukan tidak mungkin bukan.


Apalagi dengan adanya internet, seseorang akan lebih mudah dengan memanfaatkan sosial media. Cukup rajin upload foto dan berkarakter. Bila beruntung berkat satu dua foto / video maka akan langsung viral.


Bila ingin lebih keren maka personal branding dengan karya. Menjadi seorang blogger salah satunya. Bila tidak pilih satu hal yang memang mewakili citra diri.


11. Ubah Pola Pikir


Pola pikir seseorang yang telah dewasa dan siap masuk dunia kerja biasanya lebih bijak dalam mengambil keputusan. Bukan lagi menggunakan ego dan nafsu semata tapi sudah harus berpikir.


Dampak dari setiap keputusan harus bisa terpetakan sejak awal sehingga siap menanggung dari segala risiko yang bisa saja terjadi. Bila ada kesulitan libatkan mereka yang telah berpengalaman makan asam garam kehidupan.


12. Banyak Doa


Jangan lupa tetap jaga hubungan baik dengan Tuhan. Apapun usaha kita, terlebih dalam proses mencari kerja ada baiknya untuk banyak doa semoga diberi kemudahan dan kelancaran.


Jadikan doa sebagai gaya hidup sehingga apapun alasannya tetap akan berlangsung. Jangan hanya ketika butuh mencoba dekat dengan Tuhan. Begitu tidak butuh maka akan lupa.


13. Fisik yang Kuat


Kerja itu bukan urusan kuat mental atau pikiran semata. Tapi juga harus kuat fisik, apalagi pekerjaan yang diambil mengharuskan fisik yang prima.


Agar senantiasa bugar jangan malas-malasan untuk olahraga. Joging, jalan kaki atau bersepeda bisa dipilih. Murah meriah dan pastinya menyehatkan.


Baca juga: Tips Karir Sukses Bagi Fresh Graduate


Hal-hal diatas sejatinya harus disiapkan sedini mungkin karena tidak bisa dalam waktu sekejap. Namun bila kamu baru menyadari segara perbaiki agar tidak berlarut-larut


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama