Mencoba Peruntungan Menjadi Reseller Tangan Pertama

Mayoritas apa yang saya tulis dalam blog ini adalah bagian dari apa yang sudah saya kerjakan. Namun tak ada salahnya juga bila kini saya mencoba peruntungan lain. Mencoba menjadi reseller tangan pertama, tulisan yang dibuat lebih berdasar pada ide kreatif semoga bisa menambah wawasan.

reseller tangan pertama
cermati.com

Menjadi reseller tangan pertama saya pilih karena dari sekian banyak usaha bisa jadi bisnis ini minim modal secara finansial. Cukup saya kerja keras untuk memasarkan produk dan kelak pada akhirnya biarkan mesin yang berjalan.


Di luar sana pastinya telah banyak reseller handal dan mereka masing-masing memiliki cara tersendiri. Strategi ini saya susun berdasar dengan pengalaman saya di bidang marketing non produk non fisik.


Dimana saya akan melakukan optimasi melalui seluruh media sosial yang ada. Berbicara soal hasil biarkan nanti waktu yang bicara.


Tulisan ini juga saya sarikan dari beberapa tulisan dan hasil diskusi dengan salah seorang kawan, Didik Arwinsyah yang mana beliau juga salah seorang pembicara internet marketing terbaik di tanah air. 


Mantap Menjadi seorang Marketing


Untuk sukses dalam sebuah bisnis khususnya yang berkaitan dengan digital marketing setidaknya ada beberapa hal yang harus dimiliki. Mulai dari mental yang tangguh, produk yang kompetitif, strategi marketing yang terukur, dan pastinya menjadi diri sendiri.


Dari sini yang ingin saya tekankan adalah bagaimana proses adalah segalanya. Sayapun demikian untuk bertekad memulai dari nol dan terus bereksperimen. Gagal tak mengapa dan coba kembali. Bila modal dasar telah ada maka selanjutnya saya tinggal fokus untuk menggarap market.


Selanjutnya saya akan mengaplikasikan strategi menjadi reseller bagi pemula:


1. Optimalkan Sosial Media


Sadar atau tidak era konvensional telah mulai ditinggalkan dan semua beralih ke era digital. Mereka yang menolak teknologi hampir pasti akan ditinggalkan. 


Oleh karena itu saya akan menggunakan semua plaform media sosial yang saya miliki mulai dari blog, facebook, twitter, instagram, dan youtube. Tidak sekaligus semua pastinya, pelan tapi pasti akan mengarah ke sana.


2. Harga Jual Kompetitif


Mungkin ini akan menjadi tantangan tersendiri karena akan menyangkut suplier dan market yang tidak bisa ditebak. Tapi hal ini akan saya atasi dengan bagaimana menemukan produsen tangan pertama. Mereka adalah orang baik yang saya kenal dalam dunia nyata dan kita tahu sama tahu kepercayaan adalah modal utama.


3. Pilih Produk yang Unik dan Beda


Tak ingin menjual produk yang melimpah di pasaran maka saya putuskan untuk menjual satu produk yang bisa jadi tidak ditemukan ditempat lain. Produk tersebut adalah batik ecoprint dimana saya juga memiliki misi untuk turut serta menjaga kelestarian bumi.


4. Pilih Jenis Produk yang Memang Mudah untuk Dijual


Tak ada produk yang susah dijual bila kita bisa menemukan market yang tepat. Bila orang bilang itu barang susah dijual maka saya akan ambil itu sebagai sebuah tantangan.


5. Siap jadi CS 24 jam


Salah satu yang berat dalam dunia marketing itu adalah responsif karena bisa jadi kita telat beberapa menit saja calon pembeli akan pindah ke lain hati. Dan disini tentu menjadi tantangan tersendiri dimana kita harus siap memberi jawaban dimanapun kapanpun.


6. Jadilah Reseller Tangan Pertama


Sesuai judul diatas menjadi reseller tangan pertama maka secara otomatis pula saya hanya akan mengambil produk langsung dari si produsen karena disitu lebih bisa dilakukan kalkulasi. Jangan coba-coba ambil bila berada bukan di tangan pertama karena harga pastinya akan lebih mahal.


Disini cukup jelas ya, nanti akan dipelajari cara menentukan suplier yang baik itu seperti apa. Pastinya kredibel dan bisa dipercaya tapi selain itu tentunya ada hal lain yang harus dipikirkan pula sebelum menjalin kerja sama.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama